Posts

[FAQ] Sastra Cina UI

Image
Source: 3dman_eu Dulu, waktu masih kuliah, ada saat-saat orang bertanya "kuliah di mana? jurusan apa?". Pertanyaan-pertanyaan berikut ini sering sekali muncul, saat saya menjawab "UI, Sastra Cina". Disclaimer: apa yang saya tuliskan di sini berdasarkan pengalaman dan opini pribadi saja. 1. Wah, anak sastra Cina ya? Belajar apa aja? Banyak! Kami belajar Bahasa Mandarin tentunya. Selain itu, kami juga mempelajari sastra, sejarah, kebudayaan Cina, plus ilmu linguistik Bahasa Mandarin. Di UI, mahasiswa/i mempelajari Bahasa Mandarin dengan harapan bisa mendalami Sinologi dari sumber-sumber berbahasa Mandarin. Oh ya, sekarang jurusan Sastra Cina sudah berubah nama menjadi Program Studi Cina loh! Namun dalam tulisan ini, saya akan tetap menyebut Sastra Cina saja ya. 2. Bahasa Cina sama Bahasa Mandarin itu sama nggak sih? Istilah "bahasa Cina" sendiri memiliki pengertian beragam, mengingat ada banyak selali dialek di Cina. Misalnya, dialek Kanton, dia...

5 Memori tentang Jepang - Tokyo

Image
Source: Hempelfrankfurt Maret 2016 lalu, saya berkesempatan berkunjung ke Tokyo, ibukota Jepang. Perjalanan ini juga merupakan pertama kalinya saya melakukan business trip ke luar negeri. Rasanya berbeda memang dengan perjalanan lain yang dilakukan saat kuliah dulu, yang mayoritas dilakukan sendirian. Kali ini, saya berangkat bersama 18 rekan di kantor, dengan jadwal yang jauh lebih... padat. *tarik nafas* Dari total lima hari saya berada di Negeri Sakura, 5 hal inilah yang meninggalkan kesan bagi saya. 1. Toilet Jepang terkenal dengan budayanya yang disiplin, tertib dan taat aturan. Budaya tersebut rupanya turut tercermin dari fasilitas umum yang paling esensial bagi umat manusia: toilet umum! Toilet/kamar mandi/ restroom di Jepang itu bersih! Mau yang di bandara, pusat perbelanjaan, maupun di stasiun kereta, di mana mana toiletnya bersih. Mayoritas lantai dan dindingnya kinclong. Tisu tidak berserakan, dan harum. Selain bersih, toilet di Jepang juga berteknologi tinggi...

Pengalaman Mengurus E passport

Image
Senin, 14 Desember 2015 lalu, saya memperpanjang paspor yang akan habis masa berlaku. Saya memilih Kantor Imigrasi Jakarta Selatan yang letaknya relatif dekat dari tempat kos dan kantor. Mumpung mengurus di Jakarta, saya mengurus e-paspor alias paspor eletronik.  Paspor biasa vs paspor elektronik Perbedaan mendasar antara paspor biasa dan paspor elektronik dapat dilihat di tabel berikut. info lebih lengkap: website kantor imigrasi Syarat Pembuatan E-paspor  Syarat untuk mengurus e-paspor pada dasarnya sama dengan mengurus paspor biasa. Hanya saja, pengurusan e-paspor hanya dapat dilakukan secara  walk in (langsung datang ke kantor imigrasi pada hari H pengurusan). Berikut yang perlu dibawa saat mengurus paspor 1. KTP (asli dan fotokopi) 2. Kartu keluarga (Asli dan fotokopi) 3. Akte kelahiran atau ijazah terakhir (Asli dan fotokopi) 4. Paspor lama (bila ada) ketentuan lain (Misal syarat pengurusan paspor untuk anak, dll) bisa dilihat di sini ....

Cerita Naik Gojek 1: Pemesanan via Telepon

Image
Update Februari 2017: Pemesanan Gojek saat ini sudah tidak bisa melalui telepon. Gojek hanya dapat dipesan melalui aplikasi di ponsel. Tulisan ini hanya sekedar untuk berbagi cerita menggunakan Gojek di masa-masa awal keberadaannya di tengah masyarakat Indonesia. =========================== Boleh dibilang, saya adalah pelanggan Gojek generasi terdahulu (pede), dimana masih belum se booming sekarang, plus saya masih pesan via telepon, hehehe Jadi, perkenalan saya dengan gojek berawal dari.... (entahlah, saya lupa). Yang pasti, saat itu gojek belum terlalu booming seperti saat ini. Dan tiap kali saya bilang "Gojek" kepada orang-orang di sekitar saya, belum banyak yang ngeh akan keberadaannya. Cerita #1 Bunderan HI- Kebayoran Baru Pertama kali saya menggunakan jasa gojek adalah ketika saya harus mengikuti suatu interview di daerah kebayoran Baru. Pada saat itu, saya harus berangkat dari jakarta pusat, dan harus bisa ancang-ancang gimana caranya sampai ke tempat waw...

Kuartal 2, 2015

Image
kita selalu mendamba tuk berkelana... Menuju tempat-tempat baru yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya... Namun, ada satu tempat spesial, yang seharusnya menempati tempat khusus di hati kita.... Ini foto utama grup kecil kami, untuk menyemangati... siapa tahu ada rizqi tuk datang dan beribadah di sini suatu saat nanti... :) InshaAllah... semoga Allah menghendaki...

Serba-Serbi Les Privat

Image
Tentang mengajar.... Nggak terasa sudah hampir dua tahun berkecimpung di dunia ajar mengajar. Sebenernya "Kenalan" pertama dengan dunia pengajaran dimulai ketika bergabung sebagai pengajar sukarela di saung sastra FIB UI... Di situ, saya diberi kesempatan ikut mengajar adik-adik yang tinggal di kampung binaan BEM FIB UI. Di situlah mental saya sebagai pengajar "diuji".  Saya harus bisa menghadapi 3-4 orang anak yang karakternya berbeda-beda, dan membantu mereka untuk lebih memahami materi yang mereka anggap sulit. Di titik itu saya baru sadar kalo mengajar itu sama sekali tidak mudah. Saya ingat sekali, diantara empat anak itu, ada salah satu anak yang memang lebih "Cepat belajar" diantara yang lainnya. Sementara temannya ada yang perlu waktu lebih untuk menangkap materi. Di saat "si Cepat" mulai bosan, ia merajuk diberikan soal yang lebih susah, sementara teman-temannya masih belum begitu menguasai materi. Saya harus cari cara bikin "si ...

Mengurus NPWP

Image
Kali ini, saya akan berbagi pengalaman mengurus NPWP. Sebenernya, persyaratan membuat NPWP itu sangat mudah. Cukup bawa KTP anda ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat di kota Anda. Isi formulir, lampirkan fotokopi KTP Anda. Serahkan ke loket, dan NPWP pun bisa anda bawa pulang. Namun, apa yang harus dilakukan bila domisili Anda berbeda dengan alamat di KTP? Tadaaaa.... Selamat datang di dunia perjuangan (lebai). Merujuk dari info yang beredar di internet, Anda bisa mendaftar via online melalui APLIKASI REGISTRASI WAJIB PAJAK ONLINE . Untuk wajib pajak perorangan, cukup isi data diri dan unggah berkas yang diminta, atau pilih opsi mengantarkan berkas ke KPP terdekat. Setelah komplit, tunggu hingga mendapat balasan email untuk step lebih lanjut. Sayangnya, sepertinya saya salah mengikuti prosedur atau bagaimana, tapi saya tak kunjung mendapat email balasan dari pajak. Saat itu Kamis, sementara saya cuma punya waktu Jumat untuk mengurus. Galau lah saya, haruskah saya menunggu email dar...